Interior Surabaya, Gresik, & Sidoarjo

Tata Griya Desain Interior Hadir di Kota Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo

Desain Interior Surabaya

Tata Griya Desain Interior Surabaya. Tata Griya berpengalaman mengerjakan proyek interior dari dalam dan luar negeri.

Nuansa Klasik Dalam Rumah Yang Bergaya Modern

ade bagus kusuma
Ade Bagus Kusuma
Close
more info
Next show in
DAYSHOURSMINSSECS

Pepatah yang mengatakan bahwa rumah itu ibarat jodoh, mungkin memang benar adanya. Setidaknya, itulah yang dialami Maya Miranda Ambarsari, S.H., dan Sang Suami, Ir. Andreas Reza. Saat sedang mengitari perumahan di kawasan Jakarta Selatan, ibu satu anak ini menemukan rumah yang posisinya berada di pojok.

“Waktu itu rumahnya memang masih dibangun, baru jadi setengahnya. Tapi, saya langsung tertarik karena sudah lama ingin punya rumah di pojok. Apalagi, waktu pertama kali melihatnya, kesannya rumah saya banget,” papar Maya ramah.

Sehat dan Estetis
Meski harus menunggu pembangunan rumah selama tujuh bulan, Maya mengaku puas dengan rumah yang ia tinggali ini. Apalagi, kebetulan pemiliknya terdahulu adalah seorang arsitek yang memungkinkan Maya banyak berkonsultasi dengannya.

“Sejak awal jendela dan pintu rumah ini besar-besar. Pas sekali, saya suka jendela besar karena jadi bisa menghirup udara segar di pagi hari.”

Sosok yang memerhatikan sisi keindahan dan kesehatan hunian ini pun menyimpan barisan tanaman hidroponik berupa bayam dan kangkung di halaman depan rumahnya. “Saya suka makanan sehat. Apalagi kalau ingat mama dan kakak meninggal karena kanker. Jadi, saya sangat memerhatikan masalah kesehatan. Sekarang ini, kalau mau makan salad , saya tinggal ambil di halaman,” tutur Maya.

iklan-crafter

Padu-Padan Eklektik
Aksen klasik di rumah bergaya modern kemudian menciptakan rumah yang kental dengan nuansa eklektik.

Saathendak memasuki hunian, terlihat pintu rumah menjulang setinggi 3 meter yang sangat mencuri perhatian. Maya pun menyampaikan cerita unik di balik penggunaan pintu tersebut. “Untuk pintu saja, saya menunggu 7 bulan, lo. Karena menunggu satu pohon yang benar-benar dibuat menjadi satu pintu. Pintu ini terdiri dari kayu-kayu yang dipasang seperti puzzle . Jadi, kalau salah satunya lepas, harus diperbaiki dengan hati-hati.”

Ia pun menceritakan konsep rumahtropical yang diidamkannya. “Jujur saya kurang cocok dengan gaya minimalis yang terkesan terkotak-kotak. Saya lebih suka yang banyak lengkung. Konsep tropis kemudian saya kawinkan dengan gaya modern klasik. Jadilah rumah ini bergaya ekletik,” urainya.

Terpenting, lanjut Maya setiap orang yang masuk ke rumahnya harus senang dan nyaman. “Rumah juga harus terbuka dan hangat, tidak terasa dingin atau kaku. Walaupun modelnya klasik tapi saya tak mau rumah ini terkesan sombong.”

Dominasi warna coklat yang ditunjang warna-warna alam lainnya, dipilih karena memberikan keteduhan. Mengambil tema klasik untuk ruang tamu dan ruang keluarga, Maya mengisinya dengan lemari, lampu, bantal, dan aksesori lainnya yang mayoritas berwarna coklat.

“Saya tak punya patokan barang harus beli di mana atau harus merek apa. Pokoknya, saat ketemu barang yang cocok dengan ruangan, ya saya beli. Kebanyakan memang warna coklat karena menurut saya terkesanlow profile . Ibaratnya kembali ke alam.”

Sementara itu, dapur yang merupakan lokasi favorit bagi wanita yang suka memasak ini, didominasi warna putih. “Sengaja memakai warna terang agar cepat kelihatan saat ada kotor. Jadi, kan, lebih mudah dibersihkan. Kalau dapurnya warna gelap, kan, jadi sulit melihat kotoran atau makanan yang tercecer.”

Dapur modern pun berpadu selaras dengan meja makan coklat bernuansa klasik. Sehingga, gaya klasik,tropical , sekaliguscountry , berpadu apik dan rapi di area ini. Keunikan lain adalah bagian langit-langit meja makan yang tidak memakai eternit putih, melainkan plafon kotak-kotak dari kayu. “Perpaduan gaya membuat area ini bernuansa eklektik terdapat di ruangan ini.”

Rumah Harus “Hidup”
Keramahan Maya dan Reza pun nampak ketika menerima kehadiran teman-teman dari putra mereka, Muhammad Khalifah. Keduanya tak masalah jika teman-temannya main atau malah menginap di rumahnya. “Pokoknya, kalau akhir pekan, rumah ini ramai dengan suara anak-anak. Kamar Khalifah sebagai basecamp- nya. Kami tidak takut kalau rumah jadi berantakan karena rumah itu harus hidup.”

Sementara anak-anak bermain di kamar atau berenang, Maya akan membuatkan masakan kegemaran Khalifah dan teman-temannya. Meski sering dijadikan basecamp , namun kamar anak yang cukup luas ini tertata dengan rapi dan bersih.

“Kebersihan di kamar Khalifah menjadi tanggung jawabnya. Saya sesekali membantu membereskan, tapi Khalifah sudah memiliki tanggung jawab terhadap kamar sendiri.”(tabloid nova)

Incoming search terms:

interior dapur klasik,dasain dapur klasik di sby,nuansa klasik ruang tamu,ruangan rumah klasik,rumah klasik bernuansa alam,rumah klasik nuansa alam,Rumah yang nuansa klasik,rumahnya klasik,tata interior klasik,nuansa klasik modern alam,kontraktor untuk rumah klasik,interior klasik di surabaya,fasad rumah klasik,desaint interior clasik sby,desain interior rumah tinggal klasik elegan,desain interior ruang tamu klasik modern,desain interior klasik modern,desain dapur nuansa alam,tempat makan nuansa klasik di surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

 
 
previous next