Category: Tips Eksterior & Info Eksterior

memilih-kusen.jpg?fit=700%2C350&ssl=1

Memilih Antara Kusen Kayu dan Kusen Alumunium

November 28, 2017by Tata Griya InteriorTips Eksterior & Info Eksterior0

Memilih Antara Kusen Kayu dan Kusen Alumunium. Kusen merupakan kerangka utama yang sangat vital dalam menyangga pintu. Selain itu kusen juga menentukan keindahan pintu dan rumah secara keseluruhan. So, memilih kusen harus melalui banyak pertimbangan, terutama karena begitu banyaknya material kusen yang tersedia di pasaran.

Secara umum ada dua tipe kusen yang paling sering dipakai, yaitu kusen kayu dan alumunium. Sebelum kita menentukan pilihan pada salah satunya, ada baiknya kita mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing.

 

Kusen Aluminium

  • Kelebihan kusen Alumunium

Kekuatan dan durabilitas adalah kata kunci dari kusen aluminium. Tahan keropos, Mengurangi kemungkinan dimakan rayap. Bahan aluminium lebih tahan lama, anti rayap, tidak menyusut seperti kayu, tidak akan mengalami penyusutan dan perubahan bentuk / melengkung akibat perubahan cuaca.

Tampilan kusen aluminium dapat dicat atau dilapis dengan warna kayu bahkan motif kayu sehingga menyerupai kayu. Desain dapat dibuat sesuai pesanan. Keunggulan kusen aluminium adalah bobotnya yang ringan dan kuat sehingga mudah dipindahkan. Perawatannya yang simpel menjadi daya tarik bagi pembelinya disamping kualitas bahan aluminium.

Ekonomis. Artinya biaya proses pembuatan, pemasangan dan perawatan untuk kusen aluminium lebih murah.

 

  • Kekurangan Kusen Alumunium:

Variasi bentuk terbatas, karena merupakan standart pabrik, hanya terbatas pada bentuk minimalis dan klasik Eropa. Pemasangan dengan menggunakan sistem fischer.

Teknik ini mengandalkan kekuatan sekrup fischer yang diborkan dan ditanam bersama kusen merapat ke tembok sekeliling kusen pintu yang sudah diplester rapi. Untuk teknik pemasangan ini, apabila terjadi kesalahan dalam pemasangannya maka dapat berakibat fatal.

Cara pemasangan kusen aluminium mengandalkan kekuatan sekrup yang dipasangkan melekat pada dinding menjadikannya harus dipasang dengan presisi dan diplester rapi agar tidak terjadi kebocoran dan kesalahan lainnya.

Disarankan untuk tidak memilih kusen aluminium yang bermutu rendah, karena dapat mudah memuai saat terjadi perubahan suhu drastis karena kaca yang dibingkai dapat mudah lepas.

Sambungan yang kurang baik pada siku atau kaca dapat menyebabkan air hujan dapat masuk, karena itu faktor penyambungan dan ‘sealant’ atau karet penyekat antara kaca dan alumunium harus dari bahan berkualitas dan tahan lama agar air tidak mudah masuk ke dalam kusen atau ke ruangan.

 

Kusen Kayu

  • Kelebihan Kusen kayu :

Tersedia beragam variasi bentuk sesuai kebutuhan ( tradisional, modern, minimalis, klasik, dll )

Kusen kayu bisa diterapkan pada design rumah tipe apa saja. Kayu memiliki keunggulan dibanding material lainnya yaitu tampilan natural sesuai jenis kayu.

Material kayu banyak yang kuat menurut jenisnya seperti kayu jati, kaper, atau ulin, melalui proses pengovenan yang baik.

Kayu memang fleksibel untuk dirubah bentuknya sesuai desain, seperti bentuk lurus atau melengkung, dan dapat menahan panas atau dingin dari luar ruangan. Rumah akan tampil lebih alami dengan adanya ornament kusen kayu.

 

  • Kekurangan Kusen Kayu :

Sulit menjangkau kayu dengan kualitas baik. Mudah dimakan rayap, perawatan secara berkala dengan cat atau coating agar tetap awet, dan menyerap air sehingga menyebabkan volume kayu dapat berubah-ubah.   Akibatnya pintu atau jendela sulit dibuka karena salah satu sudutnya memuai.

Kayu yang digunakan untuk kuda-kuda, gording, usuk dan reng pada atap bisa mengalami ‘puntir’ bila yang digunakan kayu dengan kualitas buruk.

Jika anda tertarik untuk membeli kusen kayu, pastikan bahwa kayu yang digunakan sudah di oven dan mempunyai kadar air maksimal 14%. hal ini untuk mencegah kayu muntir dan meminimalkan dimakan rayap.

Incoming search terms:

harga kusen aluminium,kusen kaca area gresik
teras.jpg?fit=350%2C234&ssl=1

Teras Nyaman Untuk Pelepas Penat

December 16, 2014by Tata Griya InteriorTips Eksterior & Info Eksterior0

Menghilangkan penat tidak harus keluar Rumah,Bersantai sambil menikmati hangatnya matahari atau semilir angin sore? Benahi tampilan teras sehingga nyaman untuk pelepas penat bersama keluarga.

Kehadiran teras memang tak sepenting ruang tidur, dapur, kamar mandi, ruang makan, atau ruang keluarga. Tapi, perantara antara area luar dan dalam bangunan ini layak dibuat nyaman. Kehadiran teras juga akan memberikan nilai tambah bagi hunian. Sebut saja sebagai tempat bersantai bersama keluarga atau menikmati kudapan sambil melihat buah hati bermain.

Artinya, keindahan teras tak hanya untuk memanjakan mata. Teras juga berfungsi sebagai tempat mewujudkan momen intim bersama orang-orang tersayang.Sayangnya, teras dianggap bukan area vital, sehingga seringkali luput dari perhatian. Terbatasnya luas lahan juga menjadi kendala. Tapi, jangan khawatir, semungil apa pun lahan outdoor di hunian Anda, selalu ada trik untuk mengakalinya!

Ruang Peralihan
Meski termasuk area peralihan, teras diperlakukan bak area indoor, sehingga terdiri dari lantai dan sofa. Bedanya, teras tak memiliki sekat permanen. Teras juga dikombinasikan dengan ciri khas area outdoor seperti tumbuhan dan udara bebas. Perpaduan ini akan membuat peralihan antar ruang menjadi lebih halus.

Letak teras pun tak harus di perbatasan antara muka rumah dengan ruang tamu saja. Anda bisa membuat teras di halaman belakang atau balkon lantai atas hunian.Apabila letak teras tepat menghadap matahari, beri penghalau cahaya seperti secondary skin , tanaman rambat, atau vertical garden . Jika atap teras tak tertutupi permanen, sebaiknya pasang awning atau fiberglass bening agar dapat menahan air hujan, namun tetap natural.

Pertimbangkan Luas
Ketika akan menata teras, kenali area yang Anda miliki, mulai dari luas hingga besaran intensitas cahaya. Kemudian, pikirkan juga kuantitas penggunaan teras. Setelah itu, cari tahu kebutuhan Anda terhadap teras. Hal ini berguna untuk mengetahui kebutuhan Anda dalam “mendandani” teras.

Misal, jika area teras tak terlalu luas, cukup pilih dua buah kursi bermaterial ringan dan sebuah meja mungil. Atau, tempatkan sebuah bench alias kursi kayu memanjang yang dapat dijadikan dudukan sekaligus meja. Bila kondisi teras tak memungkinkan untuk ditaruh furnitur, taruh saja karpet dan gunakan bean bag ketika ingin bersantai di teras. Praktis, bukan?

Tapi, jika Anda memiliki teras berukuran besar, eksplorasi tentu bisa lebih leluasa. Menaruh satu set sofa plus meja dan rak mungil pun sah-sah saja. Jangan lupa, sesuaikan gaya desain teras dengan tema halaman dan area dalam hunian agar peralihan antara kedua tempat tersebut lebih halus.

Meski berlahan terbatas, teras di apartemen ini tetap natural dengan satu panel taman tegak, kayu yang dijadikan meja, dan sofa orbit yang nyaman.

Pencuri Perhatian
Sebagaimana area indoor , teras Anda pun perlu memiliki focal point yang membuat Sang Penghuni betah berlama-lama. Tanaman hijau, contohnya, tentu dapat membangun suasana sejuk dengan instan, apalagi jika dipercantik pot berisi bunga segar di atas meja.

Elemen pencuri perhatian juga dapat diwujudkan melalui pemilihan warna furnitur, warna cat, motif sofa, hingga corak tegel yang “tabrakan”. Atau, pilih sofa orbit yang dapat menciptakan kenyamanan di teras Anda. Sofa berbentuk bulat yang dapat ditempati dua orang sekaligus ini, tak hanya nyaman untuk diduduki tapi juga memiliki bentuk unik yang membuat penghuni ingin berleha-leha di atasnya.

Besi atau Kayu?
Teras sering terpapar cahaya matahari dan terkena air hujan. Oleh karena itu, pilih material furnitur yang sesuai untuk teras Anda. Berikut material yang sering digunakan beserta kelebihan dan kekurangannya.

Besi Tempa
Bentuknya yang klasik mungkin menarik perhatian Anda. Selain itu, perabot dari besi tempa lebih tahan lama serta cukup berat, sehingga tak mudah tergeser angin.

Furnitur dari besi tempa pun biasanya diberi lapisan yang membuatnya tahan paparan cahaya matahari. Kekurangannya, selain harga yang mahal, besi tempa juga dapat berkarat dan membutuhkan pengecatan berkala agar tampilannya tetap cantik.

Aluminium
Aluminium adalah material yang cukup populer untuk furnitur area luar sebab harganya tak terlalu mahal, mudah dipindahkan, dan tersedia dalam berbagai model. Bahan aluminium pun cukup dibersihkan menggunakan air sabun. Ia juga dapat diberi lapisan antikarat, meski tak menutup kemungkinanan akan terkena karat pula.

Jadikan hari hari penuh kenyamanan dirumah sendiri dengan mengubah teras rumah menjadi indah dan nyaman untuk menghilangkan penat.(tablid Nova)

kyu.jpg?fit=220%2C146&ssl=1

tips membersihkan pernik kayu

December 15, 2014by Tata Griya InteriorTips Eksterior & Info Eksterior0

Pernik kayu tanpa poles tengah naik daun. Simpan di salah satu sudut hunian untuk ciptakan nuansa natural yang dekat dengan alam. Cari tahu cara membersihkan pernik kayu ini.

Usir Kusam

1. Jangan biarkan debu bersarang di permukaan pernik yang tak diberi coating . Bersihkan secara rutin setiap sebulan sekali, terlebih pada pernik kayu berukir. Pasalnya, debu yang terbawa angin bisa terkumpul di lekuk permukaan dan meninggalkan noda membandel yang tak sedap dipandang. Selain itu, debu yang lama tak dibersihkan membuat tampilan kayu menjadi kusam.

2. Bersihkan permkyuukaan dengan kain lap kering, kuas berbulu lembut, atau kemoceng.

3. Jangan gunakan semprotan pembersih serbaguna untuk membersihkan pernik kayu tanpa poles. Kecuali, perabot tersebut memiliki lapisan plastik seperti meja dapur atau perabot anak.

4. Bersihkan bagian bernoda membandel dengan cairan sabun dan lap. Caranya, celupkan kain pada larutan sabun ringan atau deterjen. Peras kain hingga kering, lalu bersihkan noda. Bilas segera, keringkan dengan kain yang bersih dan lembut.

desain-interior-bata-ekspos.jpg?fit=600%2C405&ssl=1

Bata Ekspos Menciptakan Kesan Alami nan Klasik

December 1, 2014by Tata Griya InteriorTips Eksterior & Info Eksterior0

Bata Ekspos Menciptakan Kesan Alami nan Klasik. Bata ekspose merupakan bata merah yang dicetak dengan tingkat akurasi yang tinggi. Fungsi bata ekspose bisa menampilkan kesan yang unik dan alami.  Bata Ekspos dilapisi batu bata yang terekspos apa adanya tanpa ditutupi plesteran, acian, atau cat. Biasanya selain dinding, bata ekspos banyak diterapkan pada pagar.

Berikut ini adalah beberapa jenis bata merah yang paling sering digunakan untuk material bata ekspos. Material bata ekspos ini bisa diaplikasikan untuk interior dan eksterior, tergantung selera penggunanya.

Bata Ekspos dengan Bata Merah Tradisional

bata merah eksposBata dari tanah liat yang diproduksi dengan cara dibakar dan dicetak secara manual ini biasa digunakan sebagai konstruksi dinding. Lazimnya setelah terpasang bata dilapisi lagi dengan plesteran dan acian semen sebelum dicat. Karena diproduksi secara manual, kualitasnya sering tidak seragam dan mudah patah (getas). Selain itu bentuknya kurang rapi, kasar, dengan ukuran (panjang, lebar, tebal)-nya tidak konsisten.

Bila ingin menggunakan bata merah sebagai bata ekspos, pastikan Anda memilih bata berkualitas: padat, berat, presisi, keras dan halus, tidak mudah retak atau melendut. Ukuran yang mudah ditemui di pasaran 24 x 11,5 x 5,2 cm dan 23 x 11 x 5 cm (panjang x lebar x tebal). Harganya Rp425–450/buah. Untuk penampilan dinding yang betulbetul natural, bata konvensional bisa dipilih terutama untuk dinding interior. Untuk dinding eksterior kurang disarankan karena bata menyerap air.

 

Bata Eskpose dengan Bata Merah Press

bata merah pressPermukaan bata ini lebih halus dan rata dibanding bata merah konvensional karena diproduksi dengan mesin. Ukurannya lebih presisi dan konsisten dengan tingkat kepadatan dan kekerasan lebih baik. Jadi, ketika terpasang tampilannya benarbenar rapi. Kualitas tanah liat yang menjadi bahan bakunya juga sangat menentukan kualitas bata. Dengan berbagai kelebihan itu, bata press tahan lama untuk aplikasi bata ekspos. Tapi, karena bentuknya seragam (tipikal), saat terpasang susunan bata ekspos dari bata press terkesan lebih kaku dan kurang alami. Menurut Zul, pemilik toko Bata Tempel di Jl Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, yang menjual aneka jenis bata, untuk menyiasatinya pasang bata dengan kombinasi pola tertentu. “Misalnya, beberapa bata disusun horizontal, sebagian lagi vertikal, agar tampilan dinding tidak monoton,” katanya. Ukuran bata press antara lain 20 x 10 x 5 cm dengan harga sekitar Rp700/buah. Salah satu produk bata press adalah Bata Khosin.

Bata Eskpose dengan Bata Merah Tempel dan Artifisial

bata merah tempelBila tidak mau repot, gunakan bata tempel ekspos yang ketebalannya seperti keramik. Sekarang banyak diproduksi dengan warna terakota (cokelat), mulai dari bata tempel biasa sampai yang artifisial. Permukaan bata tempel tradisional (23 x 7 x 1 cm) cenderung kurang mulus dengan sisi-sisi kurang rata, sedangkan bata tempel mesin lebih licin, halus, rata, dengan ukuran dan tampilan presisi dan rapi. Harganya Rp60.000–70.000/ m2 (50 keping).

Berbagai pilihan bata ekspos tersebut tentu bisa disesuaikan dengan tema dengan yang kita inginkan. Selain itu, efisiensi kerja dan biaya juga patut dipertimbangkan agar diperoleh hasil yang maksimal namun efisien.

desain interior bata ekspos

Incoming search terms:

jual bata tempel surabaya,harga bata ekspos,harga bata tempel expose sidoarjo,bangunan bata merah ekspos,Bata Tempel Surabaya Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur,batu bata ekspos sidoarjo,batu bata expos surabaya,harga bata expose surabaya sidoarjo,jual bata merah halus di surabaya

About us

logo-tata-griya2

Tata Griya Kontraktor Interior Melayani Perumahan, Perkantoran, dan Apartemen di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo