Tag: desain rumah bata

desain-interior-bata-ekspos.jpg?fit=600%2C405&ssl=1

Bata Ekspos Menciptakan Kesan Alami nan Klasik

December 1, 2014by Tata Griya InteriorTips Eksterior & Info Eksterior0

Bata Ekspos Menciptakan Kesan Alami nan Klasik. Bata ekspose merupakan bata merah yang dicetak dengan tingkat akurasi yang tinggi. Fungsi bata ekspose bisa menampilkan kesan yang unik dan alami.  Bata Ekspos dilapisi batu bata yang terekspos apa adanya tanpa ditutupi plesteran, acian, atau cat. Biasanya selain dinding, bata ekspos banyak diterapkan pada pagar.

Berikut ini adalah beberapa jenis bata merah yang paling sering digunakan untuk material bata ekspos. Material bata ekspos ini bisa diaplikasikan untuk interior dan eksterior, tergantung selera penggunanya.

Bata Ekspos dengan Bata Merah Tradisional

bata merah eksposBata dari tanah liat yang diproduksi dengan cara dibakar dan dicetak secara manual ini biasa digunakan sebagai konstruksi dinding. Lazimnya setelah terpasang bata dilapisi lagi dengan plesteran dan acian semen sebelum dicat. Karena diproduksi secara manual, kualitasnya sering tidak seragam dan mudah patah (getas). Selain itu bentuknya kurang rapi, kasar, dengan ukuran (panjang, lebar, tebal)-nya tidak konsisten.

Bila ingin menggunakan bata merah sebagai bata ekspos, pastikan Anda memilih bata berkualitas: padat, berat, presisi, keras dan halus, tidak mudah retak atau melendut. Ukuran yang mudah ditemui di pasaran 24 x 11,5 x 5,2 cm dan 23 x 11 x 5 cm (panjang x lebar x tebal). Harganya Rp425–450/buah. Untuk penampilan dinding yang betulbetul natural, bata konvensional bisa dipilih terutama untuk dinding interior. Untuk dinding eksterior kurang disarankan karena bata menyerap air.

 

Bata Eskpose dengan Bata Merah Press

bata merah pressPermukaan bata ini lebih halus dan rata dibanding bata merah konvensional karena diproduksi dengan mesin. Ukurannya lebih presisi dan konsisten dengan tingkat kepadatan dan kekerasan lebih baik. Jadi, ketika terpasang tampilannya benarbenar rapi. Kualitas tanah liat yang menjadi bahan bakunya juga sangat menentukan kualitas bata. Dengan berbagai kelebihan itu, bata press tahan lama untuk aplikasi bata ekspos. Tapi, karena bentuknya seragam (tipikal), saat terpasang susunan bata ekspos dari bata press terkesan lebih kaku dan kurang alami. Menurut Zul, pemilik toko Bata Tempel di Jl Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, yang menjual aneka jenis bata, untuk menyiasatinya pasang bata dengan kombinasi pola tertentu. “Misalnya, beberapa bata disusun horizontal, sebagian lagi vertikal, agar tampilan dinding tidak monoton,” katanya. Ukuran bata press antara lain 20 x 10 x 5 cm dengan harga sekitar Rp700/buah. Salah satu produk bata press adalah Bata Khosin.

Bata Eskpose dengan Bata Merah Tempel dan Artifisial

bata merah tempelBila tidak mau repot, gunakan bata tempel ekspos yang ketebalannya seperti keramik. Sekarang banyak diproduksi dengan warna terakota (cokelat), mulai dari bata tempel biasa sampai yang artifisial. Permukaan bata tempel tradisional (23 x 7 x 1 cm) cenderung kurang mulus dengan sisi-sisi kurang rata, sedangkan bata tempel mesin lebih licin, halus, rata, dengan ukuran dan tampilan presisi dan rapi. Harganya Rp60.000–70.000/ m2 (50 keping).

Berbagai pilihan bata ekspos tersebut tentu bisa disesuaikan dengan tema dengan yang kita inginkan. Selain itu, efisiensi kerja dan biaya juga patut dipertimbangkan agar diperoleh hasil yang maksimal namun efisien.

desain interior bata ekspos

About us

logo-tata-griya2

Tata Griya Kontraktor Interior Melayani Perumahan, Perkantoran, dan Apartemen di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo