Tag: harga galvalum

atap-baja-ringan.jpg?fit=500%2C333&ssl=1

Menghitung Biaya Atap Baja Ringan Galavalum

December 5, 2014by Tata Griya InteriorUncategorized0

Menghitung Kebutuhan Biaya Atap Baja Ringan Galavalum. atap baja Ringan galvalum saat ini menjadi favorit kontraktor maupun pengembang. Sebab atap baja ringan mudah diaplikasikan dan tahan terhadap serangan hama kayu.

Selain itu, kualitas meterial atap baja ringan tersebut yang sudah teruji serta lebih praktis dalam pemakaiannya. Selain itu atap baja ringan juga lebih mudah dirawat dan jika terjadi kerusakan tidak begitu sulit untuk memperbaikinya.

Berikut ini teknik membuat perhitungan dana untuk membuat atap baja ringan. Ada beberapa urutan kerja yang bisa dilakukan oleh pemilik rumah sendiri untuk mendapat perhitungan yang tepat. Yang pertama yaitu menyiapkan data atap yang mau dibuat. Bentuknya dapat berupa gambar atau sketsa dengan tujuan agar bisa diketahui ukuran dan bentuk bidang atap yang akan dibuat perhitungannya.

Kedua, luas atap dihitung dengan satuan meter persegi. Rumusnya bisa menggunaakan hitungan matematika seperti luas segitiga, persegi panjang, trapesium sesuai dengan bentuk dari atap yang mau dipasang. Kemudian dilanjutkan dengan menentukan harga setiap meter persegi baik untuk rangka baja maupun harga proses finishingnya, apakah akan menggunakan asbes, genteng dan sebagainya

Kemudian kita bisa mengkalikan luas atap dengan harga per meter persegi maka sehingga akan didapat total biaya yang harus dikeluarkan. Untuk menjaga biaya yang tidak terduga, bisa ditambah sekitar sepuluh hingga dua puluh persen. Jumlah keseluruhan biaya inilah
yang harus disiapkan.

atap baja ringan
Atap baja Ringan

Dari uraian tersebut, bisa dibuat rumus seperti ini : Biaya ABR = (HBR x LA) + (HPA x LA). ABR adalah biaya atap ringan, LA adalah luas atap dalam satuan meter persegi dan HBR adalah harga baja ringan dalam satuan yang sama. Sedangkan HPA yaitu harga penutup atap yang juga dihitung dalam satuan meter persegi.

Jika belum memahami dan masih merasa bingung, berikut ini ada contoh untuk membuat hitung-hitungan tersebut. Misalnya ada atap bentuk pelana kuda yang ukurannya 3,8 meter x 12 meter untuk satu sisi. Dari sini bisa dibuat perhitungan luas keseluruhan atap yaitu 2 x (3,8 x 12) maka akan di dapat angka 91,2 meter persegi.

Kemudian harga baja ringan adalah 150.000 rupiah untuk setiap satu meter perseginya. Sedang finishingnya adalah 50.000 rupiah. Maka anggaran yang harus disiapkan yaitu (91,2 x 150.000) + (91,2 x 50.000) = 13.680.000 rupiah + 4.560.000 rupiah = 18.240.000 rupiah ditambah dengan biaya tak terduga sekitar 10 atau 20% adalah 18.240.000 + (18.240.000 x 10%) = 20.064.000 rupiah atau 18.240.000 + (18.240.000 x 20%) = 21.000.000 rupiah.

Contoh perhitungan ini adalah metode yang paling mudah dilakukan. Bila atapnya menggunakan bentuk yang lain seperti limasan, kombinasi limasan dan pelana kuda tentu membutuhkan teknik perhitungan yang lebih banyak meski sistemnya tetap memakai konsep perhitungan yang sama. Yang jelas tiap bagian atap harus dihitung luasnya lebih dulu lalu dijumlah keseluruhannya dan dikalikan dengan harga baja serta harga finishingnya.

Dipasaran terdapat berbagai kualitas material atap baja ringan. Ada baiknya kita tanyakan detil dulu kepada penjual atau kontraktornya. Standar dan kualitas atap baja ringan harusnya sesuai standa SNI, begitu pula ketebalannya karena berpengaruh terhadap tingkat kekuatannya.

About us

logo-tata-griya2

Tata Griya Kontraktor Interior Melayani Perumahan, Perkantoran, dan Apartemen di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo