Tag: interior

adap.jpg?fit=800%2C600&ssl=1

Cara Untuk Mempercantik Dapur Anda

January 12, 2015by Tata Griya InteriorUncategorized0

Dapur semrawut, membuat mood tak karuan. Yuk, dandani dapur supaya lebih cantik dan nyaman.

Sudah bukan masanya lagi membiarkan dapur dalam kondisi tak terawat, pengap, apalagi bau. Memang, rasanya agak susah menghindari “kekacauan” yang terjadi di dapur seperti noda cipratan minyak goreng, tumpahan bumbu, hingga sisa bahan makanan.

Namun, bukan tak mungkin dapur dibuat senantiasa bersih dan leluasa digunakan, bukan? Kali ini, Sigit Antoro dari Saffron, berbagi tips mendandani dapur. Dengan tata ruang dapur yang optimal, niscaya agenda memasak hingga menyajikan hidangan untuk keluarga akan terasa lebih menyenangkan.

Apalagi jika dapur sering digunakan sebagai tempat berkumpul bersama keluarga. Oleh karenanya, tak perlu menunggu lama untuk merenovasi dapur Anda. Ayo, lakukan sekarang juga!

Pahami Zona Inti
Dapur memiliki tiga zona inti. Yaitu, area menyiapkan dan memasak bahan makanan, serta membersihkan. Seiring makin berkembangnya kebutuhan, zona inti dapur pun bertambah yaitu adanya area penyimpanan untuk barang yang tak dapat dikonsumsi (piranti masak) dan yang dikonsumsi (bahan masakan).

Ingat, dapur yang baik adalah dapur yang bisa memenuhi ketiga zona inti tadi, sehingga penghuninya tak perlu repot ketika sedang beraktivitas di dapur. Maka, gunakan pola segitiga kerja di dapur, di mana tiga zona inti tadi berada dalam posisi berdekatan dan memudahkan mobilitas si pengguna.

Agar selaras, konsep desainnya harus disesuaikan dengan konsep ruang dan konsep rumah yang ditempati. “Sehingga, desain akan mengalir dari luar hingga ke dalam, dan menjadi satu kesatuan konsep,” ujar sang arsitek. Aktivitas di dapur mutlak membutuhkan sarana yang bisa memenuhi kebutuhan, sebagai alat pendukung aktivitas di area dapur.

Material Yang Pas

Lalu, jangan menyepelekan pemilihan material, tekstur, hingga warna kabinet dapur (kitchen cabinet). Misalnya lantai, lebih baik gunakan lantai keramik di dapur kotor agar mudah dibersihkan. Sementara pada dapur bersih, yang berfungsi memproduksi makanan dan minuman sederhana, selain keramik, alternatif lain adalah porselen atau kayu.

Bagaimana jika dinding dapur mudah kusam, karena termakan usia atau terkena cipratan minyak terus-menerus? Solusinya, dengan memasang material berbahan stainless pada dinding dapur. “Kesan modern dan bersih bisa didapatkan dari bahan ini,” jelas pria yang pernah menjadi inhouse architect di Astra International ini.

Atau bila ingin mendapatkan nuansa natural, porselen bisa diaplikasikan. Yang lebih praktis sekaligus modis adalah painted glass (kaca biasa yang salah satu bidangnya dicat duco). Dengan memakai material ini pada dinding dapur, risiko pudarnya warna, retak, atau kotor bisa diperkecil.

Berani Renovasi
Misalnya pada dapur milik Tony, yang didominasi lemari berbahan kayu dan dinding keramik dapurnya retak. Dapur terlihat sangat kusam, karena warnanya tak mendukung.

Renovasi yang dilakukan adalah mengecat ulang dinding dapur dengan warna putih bersih. Plafon yang tadinya dibuat rendah, kini didesain lebih modern dan sederhana.

Ruang makan yang tadinya berada di depan dapur, kini menyatu dengan struktur dapur. Ini disesuaikan dengan mobilitas penggunanya.

Kitchen cabinet dirombak dengan menggunakan furnitur warna putih yang berkesan modern dan clean. Hasilnya, dapur pun jadi terasa lebih bersih dan nyaman. Menarik, bukan? Nah, kini giliran dapur Anda yang didandani.(tabloid nova)

Incoming search terms:

mempercantik dapur
ruangkerja-propertykita1.jpg?fit=634%2C432&ssl=1

Tips Agar Nyaman Bekerja Di Rumah

January 11, 2015by Tata Griya InteriorTips Interior0

Rumah mungil juga bisa, kok, punya ruang kerja. Yang penting, optimalkan ruangan yang ada, serta gunakan warna-warna yang cocok agar ide kreatif lancar mengalir.

Memiliki ruang kerja sendiri di rumah memang ideal. Tapi lahan yang terbatas kerap menjadi kendala. Hal ini bisa lo disiasati dengan memaksimalkan ruangan dan perabot yang ada, dan voila ruang kerja mungil yang cantik ada di hadapan Anda.

Sebelum membangun ruang kerja, tentukan dulu makna sebuah ruang kerja bagi Anda, karena ruang kerja harus memenuhi kebutuhan pemilik rumah. “Tentu saja pemilik rumah memiliki kegiatan berbeda-beda. Ada yang cuma butuh laptop saja untuk kerja, tapi ada juga yang perlu peralatan lebih banyak,” papar Ir. San Judi Roseno.

Ruang kerja yang bagus bisa menjembatani semua kegiatan si pemilik dan beraktivitas di sana. “Kalau hanya memerlukan laptop, misalnya, itu kan berarti memakai meja kecil saja sudah cukup,” ulas arsitek yang akrab dipanggil Isaaq ini.

Isaaq mencontohkan ruang kerja sebuah rumah di bilangan Depok ini. “Luas ruangan hanya 2×1,8 meter tapi bisa jadi ruang kerja. Si pemilik yang berkecimpung di dunia pemasaran adalah penggemar olahraga golf yang butuh ruang untuk menyimpan peralatan golf. “Agar pas, saya buatkan meja dan lemari gantung sebagai tempat menyimpan buku dan berkas. Di bawahnya ada lemari menyimpan stik golf,” jelas Isaaq tentang ruang kerja bernuansa abu-abu muda dengan aksen warna merah pada salah satu lemari.

Optimalkan Matahari

Lain lagi dengan ruang kerja di perumahan De Latinos BSD, Tangerang, yang bersatu dengan ruang tidur ini. “Pemilik rumah sangat sibuk, dan butuh ruang penyimpanan barang. Saya sarankan manfaatkan nakas di sebelah kiri tempat tidur sebagai meja rias, sedangkan bagian kanan dimanfaatkan sebagai meja kerja. Jadi, dalam satu ruangan banyak kegiatan yang bisa dilakukan.”

Di atas meja, diberi 3 ambalan untuk menyimpan buku atau berkas. “Tanpa harus mengorbankan ruangan lain terciptalah ruang kerja yang mungil. Simpel dan praktis. Diterapkan sebagai meja belajar anak pun bisa, kok. Paling yang berubah hanya tempat tidur saja.”

Unsur penerangan pun harus dipertimbangkan. Letakkan meja di dekat jendela, agar pada siang hari tidak butuh lampu untuk penerangan karena bisa memanfaatkan sinar matahari. Dinding dicat hijau sebagai background tempat tidur, dengan penetraliris warna putih di sebelah kanan dinding.”

Memanfaatkan sinar matahari juga dilakukan oleh Dedy untuk kamar kerjanya di Graha Hijau. Di sebelah ruang kerja adalah ruang menonton teve dan kamar tidur sang pemilik rumah. Ruang ini menghadap ke jendela luar hingga sinar terang bisa masuk ke ruangan ini.

Kesan setengah formal memang sengaja diciptakannya. “Warnanya dipilih tidak terlalu cokelat. Meja pun berbentuk elips, supaya unik. Rak di belakang meja dibuat terbuka agar gampang mencari buku-buku,” ujar Dedy yang juga mengoptimalkan cahaya matahari di siang hari.

Pengaruh Warna
1. Jangan paksakan ruang sempit jadi ruang kerja.
2. Prioritaskan ruangan yang paling diperlukan saat membangun. Kalau tidak terlalu butuh, lupakan membangun ruang kerja.
3. Hindari memakai cat terlalu terang karena terasa panas. Pakailah warna abu-abu, natural, krem, putih yang bisa membantu merefleksikan sinar matahari agar ruangan lebih terang.
4. Warna sangat memengaruhi mood kerja jadi harus membuat nyaman pemakainya.
5. Gunakan lampu meja atau standing lamp.

About us

logo-tata-griya2

Tata Griya Kontraktor Interior Melayani Perumahan, Perkantoran, dan Apartemen di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo