Tag: rumah idaman

r.jpg?fit=225%2C225&ssl=1

5 Feng Shui Suasana Rumah Lebih Damai

December 25, 2014by Tata Griya InteriorTips Interior0

Kenyamanan Rumah bisa menyebabkan kita betah dirumah lebih memperbanyak menghabiskan waktu dirumah,Ubahlah ruangan Anda menjadi lebih menenangkan dengan feng shui sederhana dari Janice Sugita, penulis The Feng Shui Equation . Berikut caranya.

Elemen Pelepas Stres
Singkirkan segala sesuatu yang membuat pikiran Anda stres. Anda bisa memulai dengan meletakkan lebih banyak barang yang mampu membangkitkan senyuman. Sebuah foto yang memiliki kenangan indah dengan pose ceria, dapat dicoba untuk ruangan Anda.

Sentuhan Cat Air
Tahukah Anda, jika warna tertentu mampu membawa ketenangan? Warna Biru mampu menarik kreativitas dan kemakmuran. Sedangkan Hijau mampu menciptakan energy baru untuk sebuah kehidupan baru di dalam ruangan.

Beri Jarak dan Ruang
Ruangan dengan terlalu banyak barang dapat membuat Anda lebih tegang. Pastikan untuk meluangkan ruang sekitar 80 sentimeter dari furniture untuk ruang berjalan. Ini akan membantu mengurangi ketegangan.

Elemen Alam Dalam Ruang
Menambahkan elemen alam bisa dimulai dengan membuka tirai maupun blinds agar cahaya alami masuk ke dalam ruangan. Letakkan tanaman dalam ruang tersebut. Tanaman membawa energi kehidupan, pertumbuhan dan oksigen yang memperbaiki suasana hati.

Seimbangkan Lembut dan Keras
Jika Anda terlalu sayang dengan coffee table kaca yang selama ini menjadi bagian dari ruang utama. Cobalah tambahkan sesuatu yang nyaman seperti sofa panjang nan empuk. Elemen lembut terbukti mampu mengimbangi kerasnya elemen kaca dalam ruangan. Elemen lembut membawa kenyamanan, sedangkan elemen keras memberikan stabilitas.(tabloid nova)

090513_rumah362.jpg?fit=362%2C290&ssl=1

8 Hal Yang Tidak Boleh Anda Lakukan Di rumah

December 20, 2014by Tata Griya InteriorTips Interior0

 biasanya banyak orang yang suka melakukan perbaikan di sana-sini membuat pekerjaan rumah seperti tak kenal henti. Mulai dari membersihkan selokan, mengupayakan saluran pembuangan dapur, menyesuaikan ruangan, sepertinya menjadi proyek sepanjang waktu yang patut dilakukan. Kendati demikian, ada banyak hal yang tak harus dilakukan. Dan, berikut 8 hal yang dikemukakan Mike Myers (penulis lepas industri dan perawatan rumah) tentang apa-apa yang sebaiknya dihindari dilakukan pada rumah.

1. Mengerjakan perbaikan pipa sendiri. Jika Anda sudah tahu bagaimana melakukannya, maka ini dapat dihapus dari daftar hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Tetapi jika Anda hanya ambisius dan berharap akan biaya yang lebih murah tanpa harus memanggil tenaga ahli, ini akan menjadi sebuah bencana baru. Apalagi jika Anda tinggal di sebuah apartemen yang memiliki Uniform Building Code (UBC) atau persyaratan keselamatan bangunan. Jika Anda melakukan kesalahan, air akan berhamburan di mana-mana dan dapat merusak barang-barang.

2. Jangan parkir di halaman. Jika Anda termasuk orang yang peduli akan rumah, sebaiknya tak melakukan hal ini. Ini akan merusak bagian rerumputan dan membuat halaman rumah menjadi kurang fungsional. Jika Anda berniat memasukkan kendaraan di halaman, buatlah semacam carport sebagai tempat tersendiri.

3. Jangan menghilangkan sekat antar ruangan tanpa tahu apakah itu sekedar dinding atau penyangga. Tentu saja, Anda perlu bekerja sama dengan ahli bangunan sebelum melakukannya. Para ahli yang dapat menentukan sekat dinding mana yang dapat dihilangkan dan mana yang tidak.

4. Jangan sembarang membuat tonjolan dinding. Suatu ketika Anda ingin membuat sedikit ekstra ruang (misal, menambah jendela atau sekedar ruang lebih). Biasanya Anda hanya berpikir untuk menambah ekstra ruang dengan menggeser dinding tanpa harus mengeluarkan biaya ekstra untuk seorang ahli bangunan. Sayangnya ini dapat menjadi pengeluaran ekstra ketika ternyata ini memerlukan banyak biaya perbaikan. Tak ada salahnya mempertimbangkan menambah ruang yang lebih besar sesuai kebutuhan. Dimana biaya permeter persegi akan lebih murah ketimbang biaya perbaikan permeter persegi.

5. Jangan memperbaiki listrik sendiri . Ini bukan ide yang bagus, kecuali Anda memiliki keahlian di bidang kelistrikan. Selain bahaya tambahan dari tersengat listrik, hasil yang kurang maksimal juga akan membuat bahaya lain seperti kebakaran.090513_rumah362

6. Jangan terlalu banyak merombak . Kecuali Anda memiliki banyak uang, merombak terlalu banyak mungkin bukan masalah bagi Anda. Namun pertimbangkan pentingnya rekomendasi ahli agar Anda mendapatkan pekerjaan renovasi yang baik. Ini penting untuk efisiensi biaya renovasi Anda. Cobalah tetap realistis dengan berpegang pada biaya renovasi setipe rumah Anda. Jangan sampai biaya renovasi ternyata lebih mahal ketimbang rumah baru seukuran rumah Anda karena ini sangat berpengaruh pada investasi Anda pada rumah.

7. Jangan menjadi orang yang tak merawat halaman . Setiap jalan dan lingkungan rumah umumnya memiliki (paling tidak)satu halaman. Jadilah orang yang cukup sensitif akan komentar di lingkungan sekitar Anda. Merawat halaman adalah hal yang penting untuk menunjukkan Anda cukup peduli dengan perasaan para tetangga Anda. Selain itu, tak merawat halaman juga dapat menyebabkan nilai properti Anda turun. Jika Anda benar-benar sibuk, cobalah sewa layanan jasa perawat halaman atau pemotong rumput lepasan sesekali sebulan.

8. Jangan tutup mata, hewan peliharaan bisa menimbulkan masalah lingkungan . Ingat, hewan peliharaan bisa menjadi sumber masalah lingkungan, khususnya jika mereka kerap berkeliaran dan buang kotoran dimana-mana. Selain itu, jika Anda memiliki anjing dengan bulu yang lebat, upayakan memandikannya secara teratur. Bau yang ditimbulkan dari bulu-bulu yang berminyak juga kutu yang mungkin hinggap, bisa jadi mengganggu penciuman tetangga Anda yang bertandang ke rumah. Bila perlu, bersihkan karpet dan perabot secara teratur 6 bulan sekali atau melakukan vacuum sesering mungkin agar terbebas dari bau mengganggu yang timbul karena hewan peliharaan. Dan, jika Anda akan menjual rumah, pertimbangkan untuk mengecat ulang rumah untuk menghilangkan bau yang mungkin tertinggal.(tabloid nova)

ruang.jpg?fit=400%2C308&ssl=1

Tips Menata Ruangan Agar Terkesan Luas

December 15, 2014by Tata Griya InteriorUncategorized0

Rumah mewah adalah idaman setiap orang Namun tak semuanya memiliki disini ada tips agar rumah kecil tampak luas dan mewah.Memiliki rumah yang nyaman dan luas memang idaman setiap orang. Begitu juga yang dirasakan pasangan Omar Pane dan Wiya Pane. Saat rumah yang mereka tinggali sebelumnya di Bintaro sektor 9 dirasa kurang luas, keluarga yang memiliki dua anak, Jasmine dan Gustav ini, memutuskan membeli rumah baru.

“Tadinya mau membeli di sebelah rumah lama, tapi bentuknya jadi memanjang kalau disatukan. Begitu memasuki cluster ini, saya langsung naksir rumah ini karena letaknya di pojok dan menghadap taman. Saya bisa lihat anak-anak kecil main di taman,” tutur Wiya senang.

Karena luas rumah yang lebih besar dari sebelumnya, Wiya bisa mendapatkan ruang yang banyak. “Tapi, awalnya kamar di sini kecil-kecil, sementara dua anak saya sudah kuliah. Makanya, saya memperbesar kamar mereka. Ruang di lantai atas akhirnya dibagi dua menjadi kamar saya dan Jasmine. Sementara kamar Gustav menggabungkan dua kamar menjadi satu, ditambah teras yang luas.”

Wiya mengaku tidak menyukai warna gelap, sehingga dipilih warna-warna terang yang berkesan lebih simpel. “Rumah lama, kan, warnanya lebih beraneka macam. Berbeda dengan di sini, warna di semua ruangan senada,” kata Wiya yang juga minta dibuatkan lemari berlaci-laci untuk menyimpan barang-barangnya.

Bersantai di Teras
Ketika ditanya mengenai sudut favorit di rumah, Wiya dengan mantap menyebut teras sebagai tempat yang sangat ia senangi. Pasalnya saat duduk di teras, perasaan tenang datang, terlebih melihat ikan-ikan di kolamnya.

“Di tempat ini saya bisa menikmati suasana jalanan, ikan, kucing, anjing, kus-kus, landak, dan kura-kura. Semuanya saya bawa dari rumah lama. Selain itu, bisa menikmati anak-anak kecil yang bermain di taman. Suasana seperti itu bisa menentramkan hati dan pikiran.”

Untuk pemilihan barang atau furnitur di rumah, Wiya selalu berkonsultasi dengan Haryo Djati, Principal & Designer Scalea. “Kalau lihat barang bagus di toko, saya foto, lalu dikasih lihat ke Djati. Kalau Djati bilang oke, saya beli. Atau Djati yang memberi tahu ada barang bagus, saya tinggal melihat,” tuturnya.

Kamar Harus Besar
Djati menceritakan, rumah seluas 304 m2 ini tadinya berbentuk standar dengan taman di dalam rumah. Karena merasa taman terlalu besar, Wiya memutuskan membangun sebagian area taman menjadi pantry .

“Keinginan pemilik rumah adalah memiliki kamar besar, satu buah living room , dan lemari dengan banyak storage untuk menyimpan barang-barang. Otomatis ruangan atas paling banyak yang diganti layout -nya,” terang Djati.

Ruang keluarga dan taman, dipisahkan kaca besar sekaligus pintu agar cahaya bisa masuk ke dalam rumah. “Pemisah tersebut sengaja tidak memakai gorden sehingga tidak tertutupi. Jadi, kan, hemat energi karena ruangan bisa terang tanpa memakai lampu. Tapi saat malam, lampu taman tetap hidup agar bisa menikmati taman. Jadi membawa suasana outdoor ke dalam rumah.”

Hal senada dilakukan di pantry yang memakai aplikasi batu alam. “Karena tak ada tembok pemisah, pantry seolah-seolah menyatu dengan taman,” kata Djati yang mengerjakan perombakan rumah ini selama enam bulan.

Mengikuti selera pemilik hunian, tambah Djati, furnitur pun menggunakan warna seterang mungkin yang senada. Ia pun membuat living room dengan lantai berwarna terang. Sementara warna hijau atau merah, diaplikasikan pada elemen-elemen dekoratif saja.

“Berhubung di rumah ini ada taman yang mewakili warna hijau, maka ruangan lebih aman dengan warna netral. Selain itu, digunakan sebagai aksen saja, misalnya di bantal.”

Lemari one way untuk penyimpanan sepatu, tas, dan baju, bisa juga digunakan sebagai cermin.

Lemari Satu Arah
Menginjak ke lantai atas, ada ruangan jeda berupa lemari untuk menyimpan tas dan sepatu. “Di lemari ini menggunakan kaca one way . Saat lampu dinyalakan, maka koleksi sepatu, tas, dan baju kelihatan dari luar. Tapi, begitu lampu dimatikan, pintunya bisa dipakai untuk berkaca.”

Sedangkan kamar di lantai atas, tetap dengan konsep sama dengan lantai bawah. “Hanya saja di kamar utama memakai parket agar suasana lebih tenang dan nyaman,” kata Djati. Menariknya lagi, kamar mandi di kamar ini didesain sedemikian rupa hingga terlihat nyaman, mewah, serasa berkunjung ke hotel berbintang.

Lebih lanjut, banyaknya baju dan barang-barang yang dimiliki penghuni membuat storage-storage besar sangat dibutuhkan. Sebagai contoh di kamar Si Bungsu yang hobi otak atik mobil, wadah-wadah penyimpanan digunakan untuk menaruh koleksi mainan mobil, komik, hingga pakaian.

Sementara di kamar Si Sulung, Djati lebih bermain pada aksesori. “Furnitur tetap dengan warna netral, tapi ada aksen warna terang misalnya pada sprei atau lukisan warna-warni di belakang tempat tidur,” terangnya.

jadikan rumah anda senyaman yang anda inginkan dengan tips diatas walaupun sempit tapi terlihat elegan dan luas.(*tabloidNova)

About us

logo-tata-griya2

Tata Griya Kontraktor Interior Melayani Perumahan, Perkantoran, dan Apartemen di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo